Stacat (Chapter 1)

4:53 PM Faranggi Eva Lutvika 15 Comments


Lustrasi Oleh Ana



"Stacy!"

Ibu mengetuk pintu kamarnya beberapa kali dan nada suaranya semakin meninggi saat memanggil Stacy yang ternyata sedang bersembunyi di balik selimutnya.

"Kalau Stacy nggak bisa dibangunin biarkan saja, Tante. Saya pamit pulang dulu."

"Kebiasaan Stacy kalau tidur susah dibangunin," gerutu Ibu sambil menyelipkan selembar undangan ke bawah pintu kamar Stacy.

"Nggak apa-apa Tante," Lia berpamitan pada Ibu Stacy kemudian dengan terpaksa pergi meski sebenarnya kedatangan dia ke rumah Stacy tidak hanya sekadar memberikan undangan pesta ulang tahun Elga, tapi juga sekalian ingin menjelaskan apa yang terjadi tempo hari. Lia tahu Satcy marah padanya.

Sementara itu setelah mengambil undangan yang terselip di bawah pintu kamarnya Satcy hanya membacanya sekilas kemudian meremasnya hingga berbentuk seperti bola sembari membayangkan perasaannya yang tidak jauh berbeda dengan kertas ini. Hancur.

"Tega sekali Lia," batin Stacy sambil melempar undangan tersebut ke tempat sampah.

Padahal harusnya Lia kan tahu bagaimana perasaannya. Apalagi sebagai sahabat Stacy selalu menuangkan seluruh masalahnya pada Lia, termasuk perasaan Stacy pada Elga. Tapi belakangan Lia dan Elga terllihat semakin dekat, puncaknya tempo hari ketika Stacy tidak sengaja melihat Elga berada di rumah Lia.

"Meong..." tiba-tiba seekor kucing berwarna coklat melompat masuk dari jendela kamarnya. Refleks Stacy yang terkejut dan ketakutan melempar buku ke arah kucing itu. Tapi bukannya pergi kucing itu malah melompat ke tempat tidurnya.

"Kakak! Jahat banget sih sama Kopi," seru Audry begitu melihat Kopi ketakutan di atas tempat tidur Stacy.

Tapi Stacy tidak peduli, dia terus melempar semua barang yang bisa diraih tangannya dan melemparkannya agar kucing milik adiknya itu pergi. Audry mendekat lalu mendekap kucingnya yang nampak ketakutan.

"Kakak jangan jahat gitu dong sama Kopi. Lihat tuh! Kopi jadi takut," Audry mengelus-elus kepala kucingnya.

"Bodo amat! Kakak udah sering bilang, jangan biarin hewan menjijikkan ini masuk kamar Kakak apalagi naik ke tempat tidur."

Kucing itu mengeong dan bersembunyi dalam dekapan Audry seolah mengerti perkataan Stacy.

Stacy lalu mendorong Audry agar keluar dari kamarnya dan membanting pintu dengan kesal. Dia harus mengganti spreinya, karena dia benci aroma kucing dan bulu-bulu yang menempel di atas tempat tidurnya bisa membuat Stacy alergi.

***



Setelah selesai mengganti sprei dan membersihkan kamarnya, Stacy berjalan ke arah jendela dan menatap langit. Gelap. Cuma ada beberapa bintang yang terlihat. Stacy baru sadar jika malam ini sedang terjadi fenomena supermoon. Supermoon terjadi karena orbit bulan yang mengelilingi Bumi berbentuk oval dan sedikit tak teratur, sehingga menyebabkan adanya saat-saat bulan berada sangat dekat dengan Bumi, atau sebaliknya.

"Indahnya."

Stacy terus memperhatikan bulan, tapi entah bagaimana bisa, malam ini seperti ada yang berbeda. Sepertinya bulan mengirim energi tambahan pada tubuh Stacy. Matanya memicing dan tiba-tiba darahnya seperti terpompa ke otak syaraf membuat adrenalinnya meningkat, darahnya seolah mendidih. Dia lalu melompat keluar jendela dan mendarat di rerumputan. Stacy berputar-putar sebanyak tiga kali kemudian dengan ujung kuku-kukunya yang panjang dia mencakar-cakar rumput hijau yang sedikit basah akibat gerimis sore hari tadi.

Dia kembali memandang langit, menoleh ke arah bulan.

"Meong..."


To Be Continued



15 comments:

  1. Kunanti kelanjutan chapter 2 nya ya :)

    ReplyDelete
  2. Howooo bakal seru nih, seorang yg alergi kucing bakal jadi manusia kucing. Ide yg bagus i like it. Hehee

    ReplyDelete
  3. sebenarnya cerita Chapter1 ini seru., aku sempet bingung juga dengan tokoh Stacy dan Satcy waktu membacanya..

    okey di tunggu chapter yg bagian 2.

    ReplyDelete
  4. Wait? Catwomen kah?
    Aku penasaran sama kelanjutannya.

    ReplyDelete
  5. Semoga cerita lanjutanya cepat keluar, biar g terlalu lama memendam penasaran.

    ReplyDelete
  6. Stacy apakah dia manusia kuning yang berubah setiap bulan purnama?

    Ceritanya bikin tanda tanya.

    ReplyDelete
  7. Oops, manusia kucing maksud saya sist.

    ReplyDelete
  8. Kopi si kucing?
    Stacy kucing jadi-jadian ya?
    hehe masih bingung say

    ReplyDelete
  9. kok aku malah bingung sama ceritanya, sama kek yang lain.
    itu yang lompat terus jadi kucing atau gimana??

    ReplyDelete
  10. itu nama kucingnya kok unik juga ya namanya kopi ntar suruh ambilin kopi brneran malah diambilin kucing wkk
    .
    bagian akhirnya emang bikin binggung ditunggu kelanjutannya dah!

    ReplyDelete
  11. Apa yang terjadi pada stacy..
    What happen..?
    Is he becoming a werwolf !

    ReplyDelete
  12. Dari judulnya mungkin si Stacy bakal jadi manusia kucing "Stacat" Stacy Cat/?. Ditunggu lah next chap nya :D btw kak kasih tips dan trick(?)bisa semangat nulis dong :V aku suka nulis cerita juga tapi hampir semua terlantar karena..... malas :v

    ReplyDelete
  13. hemm, kucing memberi hukuman ya ma stacynya mbak

    ReplyDelete

Jangan lupa tinggalkan jejak!