The Clan Of The Dragon (Chapter 1)

4:54 AM Faranggi Eva Lutvika 4 Comments

Pemuda itu di seret menuju garis pantai Lindisfarne, usianya yang masih belasan membuatnya tidak mampu mengalahkan otot-otot kekar yang menariknya untuk kemudian mengikat kaki dan tangannya lalu melemparkannya ke bibir pantai.

Beberapa kali pemuda itu berteriak meminta tolong, namun tidak ada yang berani mendekat, mata-mata itu bersembunyi dibalik jendela dan pintu yang ditutup rapat. Sementara Mr. Smith yang masih memiliki hubungan kekerabatan dengan pemuda tersebut hanya bisa berusaha mengenyahkan rasa iba. Ketika dia harus melihat mata pemuda itu menangis memohon ampun.

Tidak ada satupun dari mereka yang menginginkan hal ini terjadi, mereka bertranformasi menjadi algojo dalam semalam dan keesokan harinya kembali menjadi nelayan.

"Lakukanlah!" Mr. Smith memberikan sebilah belati yang telah diasahnya siang tadi kepada Phillip. Dia merasa tidak akan sanggup melakukannya dengan tangannya sendiri.

Phillip menerima belati dari Mr. Smith, tangannya bergetar. Dia menoleh ke arah pemuda yang tergeletak di tanah dengan tangan dan kaki terikat. Pemuda itu memejamkan mata, berharap Phillip melakukan tugasnya dengan cepat dan tanpa rasa sakit.

Phillip berjalan ke arah pemuda itu kemudian berjongkok di depannya. Dia mengacungkann belati bersiap menusuknya lalu merobek lehernya, untuk membuat pemuda itu mati kehabisan darah untuk kemudian melemparkannya ke tengah lautan sebagai tumbal.
Namun tiba-tiba sebuah anak panah melesat ke arah Phillip dan menjatuhkan belati dari tangannya.

Sesosok pria berdiri di antara kegelapan dengan mengangkat busur dan membidiknya ke arah Phillip.

"Lepaskan pemuda itu! Kali ini dia tidak akan membiarkan anak panahnya meleset lagi," seorang pria keluar dari balik kegelapan diikuti dua pria lain. Dengan pakaian serba hitam yang membuat mereka nyaris menyatu dengan kegelapan.

"Klan Naga," bisik Mr. Smith, "Ku kira mereka hanya legenda. Mr Smith yakin anak panah pria itu bukannya meleset tapi sengaja membidik belati yang ada di tangan Philip.

Tanpa diduga Phillip kembali mengambil belati yang terjatuh di tanah dan nyaris menusukannya ke leher pemuda itu, gerakannya terhenti ketika anak panah kali ini melesat tepat mengenai lenganya. Phillip berteriak, terjatuh dan menggeliat di tanah.

Beberapa detik kemudian sebuah mata pedang tepat berada di depan leher Phillip.

"Kau tidak akan mengerti, aku tidak peduli sekalipun kau adalah Klan Naga. Tapi kami harus tetap hidup, desa ini harus tetap hidup," Phillip berteriak sambil menahan sakitnya, suaranya bergetar menambah kengerian malam.

"Apa harus dengan cara mengorbankan seseorang? Kami ada di sini, kami akan membantu menyelesaikan masalah kalian."
"Kami memiliki masalah besar," sahut Mr. Smith.
"Aku adalah Elston Hall, dia Flint Campbell," menunjuk pria yang memegang busur panah, "mereka mereka adalah Tory Cromwell dan Haley Giffin. Kami akan membantu kalian," pria yang ternyata bernama Elston Hall itu menurunkan pedangnya dan melepaskan ikatan pada tangan dan kaki pemuda itu.

"Terima kasih," ujar pemuda itu dengan suara tertahan dan ketakutan.

"Siapa namau, Nak?"

"Will."

Elston menarik tubuh Will untuk bangkit dan menyuruhnya pergi, kembali ke desa.

Sementara Elston berjongkok di depan Phillip yang terluka cukup parah di bagian lengan kirinya.

"Kau tidak apa-apa?"

"Kau telah membuat Shoney marah," bisik Phillip.

4 comments:

  1. Halo apa kabar?
    Lagi ga mood baca, tp kangen sama penulisnya.. Hehee..

    ReplyDelete
  2. wahh udah lama ane nggak berkunjung. Lagi sibuk ngeblog di blogponsel.

    visit juga yaaa mediaground.blogponsel.mobi

    ReplyDelete

Jangan lupa tinggalkan jejak!